Pasti beberapa dari kalian tidak ada yang setuju dengan pendapat gua tapi disini gua cuma pengen ngasih tau jikalau terlalu baik belum tentu baik untuk diri kita sendiri, secara hak kita semua boleh menolak tapi karena ketidak enakan kepada orang yang bersangkutan, kita memaksa diri kita untuk melakukan apa yang mereka minta atau perintah. Disini gua bercerita sesuai apa yang gua alamin beberapa bulan kebelakang.
Gua masih inget waktu itu hari minggu yang cerah suasana yang cukup adem yang tak biasanya dimiliki oleh kota cikarang membuat gua semakin banyak bersyukur dengan apa yang rasakan saat itu, tapi semua berubah ketika tukang fooging datang kerumah. Waktu itu pukul 11 pagi gua mendengar suara yang cukup menggangu dari luar ternyata itu tukang fooging nyamuk dan gua mikir kayaknya ini gratis (mungkin), setelah beberapa saat ada yang mengetuk pintu kontrakan dengan penasaran gua buka ternyata seorang ibu ibu yang membawa buku dan 1 kantong plastik, gua langsung tanya dia "ada apa bu?" tiba tiba ibu itu ngasih gua 2 kantong kecil zat kimia buat pencegahan nyamuk demam berdarah yang disimpannya di tangan gua dengan singkat ia berbicara "ini obat buat pencegahan DBD cara pakai nya tinggal taburin kantong ini ke bak mandi aa terus aa harus bayar 20 ribu" asli itu ngehe banget menurut gua bayangin aja gitu baru buka pintu terus lu disuruh pegang 2 kantong obat DBD yang belum jelas keasliannya kemudian lu mesti bayar 20 ribu buat bayar semua yang dia lakukan? karena gua gak enak sama si ibunya dan lagi obat nya lagi gua pegang dengan terpaksa gua bayar si ibu ibu kampret ini. Setelah gua tutup pintu gua baru inget kalo wc kontrakan gua itu gak pake bak mandi tapi pake ember, karena gua bingung gua ambil gelas terus gua seduh tuh obat nyamuk al hasil gua koma dirumah sakit selama 2 minggu (canda deng :v).
Kejadian selanjutnya saat ditempat kerja waktu itu temen gua manggil terus nanya soal keuangan gua, seketika gua langsung mikir 'kayaknya mau minjem duit nich' dan ternyata dugaan gua bener alasan dia mau minjem duit itu mau dipake buat bayar pajak motor dengan nada yang agak berat gua bilang "iya nanti mikir mikir dulu". Karena gua masih karyawan baru terus terang agak takut sebenarnya, ketika gua pulang ke kontrakan gua langsung ngobrolin temen gua yang mau minjem duit ini sama abang gua, dia bilang "dia mah pasti lama bayar hutang nya tapi tetep dibayar kok" sebenarnya gua punya perasaan gak enak soal ini karena uang itu suatu hal yang sensitif, tapi karena gua kasian dengan manusia ini jadi gua kasih pinjem dia uang sebesar 150 ribu, selang beberapa lama udah mau 2 bulan ni orang kok gak mau bayar kecurigaan gua mulai muncul dan saat kita bertemu dia mau bahas soal hutang dia ke gua tiba tiba dia masang muka memelas kalau dia juga punya hutang ke bank, anak sakit, bayar kontrakan, belanja bulanan ini itu dan lain lain sepertinya dia memberi tahu semua kesengsaraan nya ke gua, sedikit percaya tapi gua agak kasian juga jika semua yang dia ceritakan itu benar dengan nada seperti malaikat gua bilang "yaudah santai aja, bayarnya pas lagi ada uang ajalah". Setelah pemikiran yang cukup lama gua mulai mengikhlas kan uang tersebut anggap aja buat bantu keuangan dia ajalah tapi kalau di bayar hutangnya sih lebih baik :). Masuk bulan bulan desember, kemarin pas hari rabu (26/12/2018) dia nanya lagi soal hutang tersebut seolah olah 'luka yang sudah terobati kembali terbuka' dia minta maaf kalau hutangnya masih belum bisa dibayar dan diakhir pembicaraan dia bilang "lagi megang uang gak?" perasaan gua mulai gak enak dia bilang pengen minjem uang lagi buat berobat anak nya terus terang gua kasian tapi dia nanya nya pas akhir bulan dan lagi hutang sebelumnya aja belum di bayar meskipun gua udah melupakan uang tersebut terus mama gua pengen minta duit buat renovasi rumah (bingung gak?).
Dari kejadian ini gua tiba tiba inget film SpongeBob yang episode 'Snail Baits' yang bercerita makanan keong yang sedang diterkenal di Bikini Bottom singkat cerita si SpongeBob membelikan makan keong ini untuk si Gary keong peliharaannya, kabar baiknya Gary sangat menyukai makanan tersebut kabar buruknya ketika makanan tersebut habis dia mengeong ngeong meminta makanan tersebut setiap hari jam menit dan detik, yang membuat SpongeBob harus berkorban untuk mencari makanan tersebut ke seluruh penjuru samudera, hingga pada akhirnya dia diberi nasehat oleh sahabatnya Patrick untuk mengatakan 'tidak' kepada Gary dan si Gary pun mengerti juga berhenti mengeong ngeong.
Gua emang orang yang polos setiap permintaan orang lain pasti gua iyain tanpa mikir panjang tetapi sebagai manusia kita juga punya hak untuk menolak sesuatu, jangan terlalu memaksakan diri sendiri apalagi yang mengakibatkan fisik, keungan, dan waktu lu hanya karena gak enak sama orang yang bersangkutan. Sebelum membantu orang lain cukupkan lah diri lu sendiri sebelum ke orang lain dan satu hal lagi ketika membantu orang lain harus ikhlas jangan sampai ada rasa terpaksa, dan ya gua udah mulai belajar banyak hal ketika gua baru keluar sekolah (6 bulan yang lalu) ternyata banyak pelajaran tentang kehidupan yang belum gua rasakan hingga saat ini.
Salam dari Fauzan, Have a great day :)
*maaf jika ada salah kata

0 comments:
Post a Comment